Pabrik VW di Indonesia, Masih Terus Dipelajari

Pabrik VW di Indonesia, Masih Terus Dipelajari

M Luthfi Andika - detikOto
Kamis, 30 Jul 2015 13:47 WIB
Pabrik VW di Indonesia, Masih Terus Dipelajari
Jakarta - Kabar Volkswagen ingin membangun pabrik di Indonesia memang sudah terdengar cukup lama. Namun meski belum tahu kapan pastinya pabrik Volkswagen berdiri, bisa dipastikan perekonomian yang tengah turun saat ini tidak mengurungkan niat Volkswagen mendirikan pabrik di Indonesia.

"Masih menunggu kabar, tapi tidak ada info distop," ujar Public Relations Head Division Volkswagen Indonesia Rully Johan, kepada detikOto.

Sebelumnya Chief Executive Officer PT Garuda Mataram Motor atau VW Indonesia, Andrew Nasuri menuturkan kemungkinan besar VW jadi berinvestasi tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti halnya Andrew, National Sales Manager VW Indonesia, Jonas Chendana, mengaku belum mengetahui persis kapan investasi itu mulai digelontorkan. Menurutnya, meski telah dua tahun diumumkan, namun prinsipal VW juga masih membutuhkan studi sebelum merealisasikannya.

β€œJadi kalau investasi itu kan yang punya otoritas VW di Jerman. Kita sih akan mengikuti saja, dan siap saja. Meski juga dimintai pendapat. Tapi yang pasti, kondisi perekonomian seperti ini, menjadi pertimbangan,” paparnya.

Meski begitu, Jonas mengaku optimitis perekonomian Indonesia bakal pulih dan melaju pada tahun depan. Sehingga, kata dia, bisa saja VW pusat merealisasikan rencana investasi termasuk membangun pabrik itu.

Namun, Jonas tidak menampik jika faktor kinerja penjualan di Indonesia bisa menjadi pertimbangan bagi VW untuk menunda pembangunan pabrik karena dinilai tidak memenuhi skala ekonomi. Hanya, kata dia, faktor tersebut bukanlah satu-satunya, karena juga ada pertimbangan lain.

β€œApalagi, sejak awal tahun ini ekonomi kita kan slowdown. Kita jualan masih 300 – 400 unit lah. Turun sekitar 30 persen. Tetapi kan memang market kita lagi slow down, jadi semua brand juga turun. Orang enggan membelanjakan duitnya, menunggu kepastian dulu,” paparnya.



(lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads