Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?

Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Kamis, 29 Jan 2026 07:45 WIB
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?
Merokok di motor. Foto: Rangga Rahardiansyah
Jakarta -

Pernahkah kalian bertanya-tanya, kenapa pengendara motor yang merokok susah dinasihati? Bahkan, ketika ditegur, mereka justru lebih galak dan melakukan 'serangan balik'.

Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana menjelaskan, pengendara motor yang merokok biasanya sudah menyalakan rokoknya sebelum memulai perjalanan. Namun, mereka tak mau mematikannya karena alasan 'tanggung'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak orang berkendara sambil merokok karena pertimbangan harga rokok sedang mahal, sehingga ketika dimatikan kemungkinan rasanya berubah karena udah kena angin atau bahkan si perokok itu merasa sayang," ujar Sony Susmana kepada detikOto, dikutip Rabu (28/1).

Merokok di Sepeda MotorMerokok di Sepeda Motor Berbahaya untuk Diri Sendiri dan Orang Lain. Foto: Rangga Rahardiansyah

Kondisi tersebut, kata Sony, yang membuat mereka sulit dinasehati. Jangankan diminta berhenti, ditegur saja mereka bisa 'meledak'.

ADVERTISEMENT

"Tapi ada satu yang berbahaya, ketika mereka berkendara sambil ngerokok. Ketika abu rokok terbawa angin dan terkena mata pengendara lain atau yang ada di sekitar jalan, ini menyebabkan kerusakan fisik permanen atau sesaat," tuturnya.

Selain itu, kata Sony, perhatikan juga cara menegur atau menasihatinya. Menurutnya, pelanggar lalu lintas di Indonesia kebanyakan sumbu pendek. Sehingga, perlu sopan dan hati-hati saat memberikan peringatan.

"Kemudian banyak sekali yang sudah menegur di jalan raya, menurut gue itu harus dilakukan karena melanggar UU lantas, namun harus diperhatikan cara menegurnya, harus sopan, baik dan humble, jadi pengendara tidak tersinggung," tuturnya.

"Karena pengendara di Indonesia rata-rata sumbu pendek, egonya tinggi, sehingga kalau diperingati tidak mau. Jangankan kita, polisi aja mereka lawan. Jadi kita tegur dengan baik-baik, tapi tidak provokatif," kata dia menambahkan.




(sfn/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads