Pengujian dilakukan di dua iklim yang berbeda, yang satu suhunya mencapai -40 derajat celcius dan 50 derajat celcius.
"Kami merancang F-Pace dengan memberikan kenyamanan berkendara, kenyamanan saat handling, serta bisa dikendarai dalam segala kondisi cuaca," kata Vehicle Programme Director Jaguar F-PACE, Andrew Whyman dalam siaran pers Jaguar, Rabu (29/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengujian berikutnya dilakukan di Dubai, dengan suhu mencapai 50 derajat kalau teduh. Namun saat kendaraan dibiarkan berada di luar, temperatur dalam kabin bisa meningkat jadi 70 derajat. Disini ketangguhan mesin kembali diuji, karena suhu panas yang menjadi selimutnya.
Dikatakan pengujian yang dilakukan kali ini sekaligus menandakan keseriusan Jaguar untuk bisa melahirkan produk baru di segmen Crossover.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE