Langkah perusahaan joint venture ini didukung oleh kedua share holder TAM yakin PT Astra International, Tbk. (AI) dan Toyota Motor Corporation (TMC). Dalam pertemuan di Holiday Inn, Kemayoran, Rabu (3/6/2015) lalu, tampak semua share holder TAM dan main dealer Toyota hadir.
TAM berharap dengan inisiatif ini akan lebih meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penjualan, kemampuan distribusi, dan diharapkan untuk terus berkembang melebihi ekspektasi dan harapan konsumen. Ke depan TAM akan lebih βperkasaβ dalam menangani distribusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penurunannya pasti ada, seberapa besar? Itu belum tahu, secara operasional sebenarnya tidak berpengaruh, ini positif (langkah dengan memusatkan distribusi melalui TAM, sehingga stok tidak ada yang berlebih atau kekurangan di diler Toyota)," ujar Ivan.
"Tidak lagi menjadi main diler, ini dilakukan untuk kenaikan Toyota menjadi lebih bagus. Dengan adanya persamaan diler ini, kita bisa sama-sama menghadapi kompetitor memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Bisa meningkatkan market share, bisa mengembangkan dilernya supaya lebih baik," tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Chief Marketing Auto 2000 Henry Tanoto.
"Dampaknya tidak material, karena tujuannya untuk membuat operation kita lebih efisien. Tidak ada penurunan dalam jangka panjang," ujar Hendry.
(lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta