CEO Daimler induk perusahaan Mercedes-Benz dan smart Dieter Zetsche, pernah mengatakan pihaknya berniat mengembangkan crossover yang berbasis pada smart fortwo dalam waktu tak lama lagi. Namun, hingga kini, proposal tersebut masih dipertimbangkan oleh Mercedes-Benz alias belum jelas.
Seperti diwartakan Auto Guide, Sabtu (16/5/2015), hingga saat ini belum ada kabar lagi tentang informasi tersebut baik dari Daimler maupun pabrik Renault di Slovenia yang bakal memproduksinya. Seperti diketahui, rencananya crossover smart fortwo yang merupakan pengembangan dari smart forfour model smart namun dengan kapasitas empat tempat duduk itu akan diproduksi bersama Renault Twingo.
Sehingga, proses produksinya pun menggunakan pabrik Renault Novo Mesto, Slovenia. Dengan melakukan kolaborasi seperti itu, baik Daimler selaku induk Mercedes dan Smart, akan memperoleh manfaat berupa ringannya biaya produksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber di pabrikan mengatakan, dengan kondisi yang ada saat ini, dimana proposal belum disetujui, jangan berharap crossover itu akan hadir di pasar dalam dua tahun mendatang. Kabarnya, crossover ini berukuran 12,3 kaki lebih besar ketimbang smart forfour.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Sewa Rp 160 Juta/Bulan, Segini Harga Mobil Land Rover yang Dipakai Wali Kota Samarinda