Seperti dilaporkan Carscoops, Rabu (29/4/2015) pemerintah Negeri Tirai Bambu itu saat memang menawarkan insentif bagi mobil yang dikategorikan sengai New Energy Vehicles (NEV). Hal itu dilakukan untuk mengurangi polusi udara di negeri itu akibat semakin pekatnya polutan dari asap kendaraan bermotor.
VW pun tak mau ketinggalan untuk mencicipi βkueβ insentif tersebut. Kendaraan dengan ernergi baru itu bisa berupa mobil dengan motor dan baterai listrik, plug-in hybrid, atau bisa juga mobil berbahan bakar hidrogen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan VW akan mengimpor Golf GTE plug-in mulai tahun ini. Produsen sudah menjual Golf versi listrik dan minicar di negara tersebut.
Adapun VW C Coupe GTE akan menyasar segmen C atas. "Mobil seperti C Coupe GTE berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas udara perkotaan. Dan berguna untuk memperbaiki kehidupan penduduk," tutur Kepala Pengembangan Merek VW, Heinz-Jakob Neusser.
Konsep C Coupe GTE menggunakan basis platform MLB VW Group, yang juga digunakan sejumlah model Audi termasuk Audi A6L. Bahkan VW Touareg yang diluncurkan pada 2010, dan generasi terbaru VW Phaeton.
(arf/ady)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir