Bulan depan Pertamina akan menghapus bensin jenis premium dan menggantikannya dengan RON yang lebih tinggi tapi tetap di bawah pertamax. Meski harga jenis BBM baru belum diketahui, tapi dipastikan akan lebih mahal ketimbang premium, sebab RON-nya akan lebih tinggi.
Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo mengatakan, jika kebijakan itu sudah berlangsung bulan depan maka dampak terhadap penjualan mobil Toyota dirasa akan kecil. Karena, sekarang ini masyarakat sudah terbiasa dengan naik-turunnya harga BBM.
"kalau bicara harga bahan bakar selama ini sudah naik turun. Saya melihat untuk saat ini selama itu tidak fluktuasinya terlalu besar, mungkin pengaruh ke jualan mobil relatif kecil," kata Samulo saat dihubungi detikOto, Kamis (16/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat ini terlepas dari kebijakan Pertamina, kalau jualan mobil dikaitkan dengan harga bakan bakar selama fluktuasinya tidak besar, pengaruhnya itu sangat kecil," tuntasnya.
(ady/ady)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun