Nah jika Garansindo mengembangkan sendiri Esemka, apa tidak dijewer oleh prinsipalnya di Eropa?
"Kalau soal Esemka tidak ada urusannya (dengan Fiat Chrysler) ini bukan dagang," tegas CEO PT Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah kepada detikOto, Senin (2/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terus bagaimana dengan para pekerja yang akan merakit mobil Esemka, apakah akan tetap menggunakan jasa siswa SMK atau akan merekrut karyawan baru?
"Kalau soal itu nanti dibahas lagi dalam pertemuan yang akan digelar pertengahan Maret," ujar pria yang akrab dipanggil Memet ini.
Menurut Memet dirinya sudah menghubungi PT Solo Manufaktur Kreasi terkait rencana Garansindo berinvestasi di Esemka.
Memet tidak menargetkan yang muluk-muluk dengan Esemka. Yang penting bagaimana mobil Esemka ini menjadi mobil operasional untuk BUMN, atau kementerian-kementerian.
"Esemka kan punya pikap, mobil pribadi biasa. Selama kualitas sama dengan merek mobil lain, pasti ada yang ambil," ujarnya.
Meski begitu, dirinya pesimistis jika Esemka ini mau dipakai oleh para pejabat setingkat eselon 1 yang sehari-hari mengendarai mobil sedan buatan Jepang sekelas Toyota Corolla.
"Sudah, gak usah mimpi dulu, pejabat eselon pakai Esemka. Susah deh. Enggak usah macam-macam, tahap awal kalau bisa seluruh mobil operasional BUMN pakai mobil Esemka," ujarnya.
(ddn/ady)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya