Volvo bekerja sama dengan Administrasi Transportasi Swedia juga Administrasi Jalan Umum Norwegia. Rencananya, teknologi yang dikembangkan mereka akan memungkinkan mobil untuk saling berbagi informasi kondisi jalan seperti jalanan yang bersalju.
Informasi ini akan dibagi melalui jaringan berbasis cloud. Teknologi ini merupakan pendekatan revolusioner untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuannya adalah untuk membuat teknologi ini tersedia dalam waktu beberapa tahun. Artinya, setidaknya pada tahun 2020 teknologi tersebut sudah tersemat di mobil-mobil Volvo.
"Semakin banyak informasi yang bisa disebar di jalan, semakin sedikit kejutan di jalanan yang ada. Ketika Anda mengemudi, kejutan adalah apa yang paling Anda hindari. Mengingat itu, kami telah mengembangkan fitur peringatan jalan licin yang memberitahukan pengemudi tentang jalan bersalju dan memberikan kontribusi untuk membuat pemeliharaan jalan musim dingin yang lebih efisien," kata Project Leader Cooperative ITS (Intelligent Transport System) Volvo.
"Kami juga menambahkan peringatan lampu hazard yang akan memberitahu pengemudi jika kendaraan lain di sekitarnya menyalakan lampu hazard juga. Dengan kedua fitur pertama, kami memiliki platform yang besar untuk mengembangkan fitur keamanan tambahan. Ini baru permulaan," tambahnya.
Volvo Cars juga akan memperluas daerah pengujian dengan melibatkan dua kota besar seperti Gothenburg, Swiss dan Oslo, Norwegia. Hal itu akan membantu mereka mendapat gambaran yang lengkap tentang bagaimana sistem bekerja dalam kondisi lalu lintas perkotaan musim dingin yang nyata.
(rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Kenapa Balik Nama Mobil-motor Bekas Masih Harus Keluar Duit?