Namun jika permintaan HR-V membludak, bisa dipastikan Honda akan mengorbankan model lain.
"Bila permintaan meningkat (HR-V), kami akan menaikkan shift (jam kerja). Dan itu produksinya akan ada yang digeser (model Honda lainya)," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, di Surabaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sudah 3.000 unit per bulan kita baru akan menaikkan shift. Dan ini tidak masalah karena kan kapasitas produksi kami masih memadai, total kapasitas kami mencapai 200 ribu unit. Tahun lalu produksi kami kan baru mencapai 140.000 unit," ujarnya.
Sebelumnya Jonfis mengatakan di bulan Januari, Honda akan menaikkan produksi HR-V mencapai 2.000 unit per bulan. Lalu jika permintaan HR-V membludak, model apa yang bakal dikorbankan ya?
"Nanti dilihatnya dari indennya, berapa selisihnya, dan nanti ada rekomendasikan diler (model mana yang kurang dan masih banyak stok), baru bisa kita putuskan (mengurangi produksi model tertentu," tambah Jonfis.
(lth/ddn)










































