Seperti dilansir Autonews, Senin (19/1/2015), baik BMW i3 maupun BMW i8 diproduksi di pabrik yang sama, yakni di Leipzig, Jerman. Keduanya juga memiliki daftar pemesan yang banyak.
Namun, jika dibandingkan, jumlah pemesan BMW i8 masih lebih banyak. Untuk mengurangi panjangnya daftar tunggu itu, maka pabrikan asal Bavaria, Jerman, itu memutuskan mengurangi jumlah produksi BMW i3. Jatah produksi yang terkurangi itu kemudian digunakan untuk memproduksi i8.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMW i8 adalah mobil sport berteknologi hybrid, yang sumber tenaganya berasal dari mesin konvensional dan motor listrik. Jika menggunakan mode elektrik sepenuhnya, mobil ini bertenaga 131 hp.
Dengan baterai berkapasitas 5,2 kWh jika menggunakan tenaga listrik penuh, mobil ini mampu melaju hingga jarak 37 kilometer dan kecepatan 120 km/jam.
Sedangkan mesin konvensionalnya berkapasitas 1.499 cc. Mesin kompak berturbo yang bertenaga 231 dk dan torsi 320 Nm. Mesin itu menggerakkan roda belakang melalui transmisi otomatis 6 tingkat percepatan.
Adapun motor listriknya mampu menyemburkan tenaga hingga 131 dk. Sehingga total tenaga yang dihasilkan mesin konvensional dan motor listrik mencapai 362, tenaga itu setara dengan mesin berkapasitas 6.000 cc.
(arf/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak