"Tahun ini kita diminta untuk membuat 16 (SPBG) tapi kita baru bisa menyediakan enam, kendala utamanya adalah lahan yang pas yang berada di lokasi jaringan pipa-pipa PGN yang dilalui kendaraan umum. Itu yang sulit dicari," kata Vice President Corporate Communication PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Ridha Ababil di Jakarta.
Menurut Ridha, proses perizinan pembangunan SPBG tidak sulit. Namun, keterbatasan lahan yang dilintasi pipa gas menjadi kendala utama keterbatasan SPBG di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biaya pembuatan satu SPBG itu kemarin antara Rp15-20 miliar. Tapi itu di luar tanah. Karena harga tanah berbeda," ujarnya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter