Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy, harga baru tersebut mulai berlaku sejak awal Januari.
"Kenaikan harga sebesar Rp 500 ribu itu untuk mobil LCGC (mobil murah ramah lingkungan) Brio Satya. Sedangkan yang naik Rp 5 juta Honda Mobilio," ujarnya di Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, faktor penyebab stagnasi tersebut bukan dikaranakan harga yang naik, tetapi banyak faktor di luar itu. "Kenaikan tingkat inflasi, musim tahun ajaran baru anak sekolah dan lain-lain," ujar Jonfis.
Menyiasati kemungkinan seperti itu, Honda berniat membuat strategi pemasaran yang membidik pasar korporat atau fleet market. Segmen yang disasar antara lain perkantoran, perusahaan tambang, perkebunan, keuangan, hingga perusahaan penyewaan mobil.
Sekadar catatan, tahun lalu Honda Mobilio menjadi mobil Honda terlaris. Data Honda Prospect Motor menunjukkan, sepanjang 2014 low MPV itu terjual 79.288 unit.
(arf/ddn)










































