Setelah mengalami masa 'paceklik' tahun ini, penjualan mobil premium diperkirakan akan berjaya kembali di Indonesia tahun depan. Sebab, setelah lepas efek kenaikan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan pemilihan umum (pemilu) 2014, salah satu penyedia mobil mewah, Prestige Image Motorcars, merasakan peminat mobil super mulai kembali lagi.
"Sebenarnya (tahun ini) rada sedikit menurun dengan kenaikan PPnBM ya. Tapi mobil mewah ini kan kebutuhan tersier, bukan kebutuhan primer atau sekunder. Karena kebutuhan tersier itu adalah untuk lifestyle dan achievement. Jadi tidak terlalu banyak berpengaruh," ujar President Director Prestige Image Motorcars, Rudy Salim kepada detikOto di Jakarta.
Memang, kata Rudy, ketika Pemilu 2014 sedikit mempengaruhi penjualan mobil premium. Bahkan Rudy mengaku, pada saat Pemilu itu pihaknya hanya menjual mobil mewah bekas, tidak menjual mobil baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selepas pemilu, Prestige mulai merasakan kembalinya konsumen mobil premium. Karena, para konsumen itu sudah percaya dengan kondisi politik Indonesia.
"Tapi memang mulai ada indikasi Pemilu itu berlangsung demokratis. Dan tidak ada masalah yang kita takutin. Baik-baik aja. Penjualan pun kembali normal. Ketika lewat Pemilu, udah normal," ujarnya.
Dengan begitu, Rudy pun yakin pasar mobil premium Indonesia tahun depan semakin membaik. Bahkan dikatakan, pemesanan mobil untuk tahun depan saja, sekarang sudah mulai menumpuk.
"Saya rasa dengan semakin tingginya arus minat investasi di Indonesia dan dengan banyaknya juga tingkatan medium yang naik ke medium high saya rasa semakin lebih tinggi penjualan otomotif (tahun depan). Selama stabilitas politik tetap, selama keamanan tetap terjamin saya rasa akan membaik lagi perekonomiannya. Kemungkinan sangat besar. Karena untuk tahun ini saja indenan tahun depan udah banyak," ujarnya.
Rudy mengaku, hingga kini mobil kelas premium yang paling diminati adalah merek Porsche. SUV Porsche Macan pun mulai mendominasi.
"Karena (Porsche) itu adalah entry level untuk masuk ke super car. Sekarang lebih banyak Porsche Macan. Karena baru keluar dan itu SUV kan, udah masuk ke super car lalu enak sekali dibawanya," tambahnya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir