Kamis, 30 Okt 2014 17:49 WIB

Laporan dari Thailand

Ini Resep Thailand Jadi Raksasa Otomotif

- detikOto
Jakarta -

Thailand memiliki keunggulan dari sisi produksi mobil dan kinerja ekspor otomotif yang sangat signifikan. Padahal negara dengan penduduk 67 juta jiwa ini memiliki pasar yang jauh lebih rendah dari Indonesia.

Ada beberapa catatan yang menjadi rahasia Thailand bisa melakukannya, terutama terkait posisi Thailand yang menjadi tujuan investasi otomotif di ASEAN. Kelebihan Thailand daripada Indonesia,Pertama adalah soal kemudahan fasilitas pelayanan terhadap investor, termasuk proses pembebasan lahan yang lebih mudah daripada Indonesia.

Peranan Board of Investment atau semacam Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Indonesia yang sangat konsisten dalam memberikan kemudahan bagi investor, termasuk kemudahan-kemudahan pelayanan lainnya. Peranan BKPM di Thailand langsung bertanggung jawab kepada Perdana Menteri.

Badan investasi Thailand mengkoordinasikan internal pemerintah seperti menteri keuangan, menteri perindustrian, dan menteri perdagangan. Selain itu, ada koordinasi yang baik dengan Kadin Thailand, dan para perbankan. Salah satu contoh padunya peranan BKPM Thailand ini adalah soal kebijakan program mobil ramah lingkungan atau eco car programe.

Pelayanan yang baik terhadap investor menjadi nilai lebih bagi Thailand, mulai dari kemudahan penyediaan informasi terkait data kepada investor seperti melalui internet, seminar,publikasi dan lainnya. Termasuk menyediakan kantor perwakilan khusus untuk sarana konsultasi investor di luar negeri mencakup 13 kantor perwakilan di 9 negara.

Setelah investor mau masuk berinvestasi, mereka tak segan-segan mengajak mitra lokal untuk bergabung dengan investor. Pada tahap awal melakukan penjajakan investasi, pihak BKPM Thailand menyediakan berbagai dokumen dengan berbagai bahasa termasuk dalam bahasa Inggris, sehingga memudahkan pemahaman calon investor.

Yang paling mengesankan lagi, Thailand benar-benar menerapkan pelayan terpadu satu pintu (PTSP) dalam hal perizinan investasi. Di Thailand ada 10 kementerian yang penerbitan izinnya dalam satu atap/satu pintu,antara lain kementerian keuangan, industri, perdagangan, ketenagakerjaan,ESDM, kesehatan, transportasi, pariwisata dan lainnya.

Mereka juga sangat terbuka dengan komplain dari para investor yang sudah membuka usahanya di negaranya, komplain bisa disampaikan melalui website resmi BKPM mereka yang bisa diteruskan ke perdana menteri.

Selain itu, setelah pabrik beroparasi,investor akan mendapatkan berbagai insentif seperti pengurangan bea masuk impor yang terkait bahan baku impor, pengurangan pajak penghasilan, dan sebagainya.

Thailand juga menyediakan kawasan-kawasan industri yang memadai bagi para investor dan pengkhususan zona-zona untuk investasi. Sehingga kesemuanya itu membantu para investor skala kecil hingga besar mudah masuk berinvestasi di Thailand termasuk di sektor otomotif.

President of Thailand Automotive Institute Vichai Jirathiyut mengatakan pemerintah Thailand menyediakan kluster-kluster atau kawasan industri di sekitar Bangkok dengan berbagai insentif terutama untuk industri yang berbasis tujuan ekspor seperti otomotif. Kawasan ini juga dilengkapi dengan infrastruktur Pelabuhan besar seperti di Pelabuhan Leam Chabang.

"Kita mmeberikan insentif termasuk kawasan, industri untuk tujuan ekspor," katanya dalam dalam kunjungan beberapa media nasional ke Thailand di Bangkok, Thailand, Kamis (30/10/2014).

Vichai mengatakan industri otomotif Thailand sudah berusia 50 tahun. Capaian Thailand, sebagai hub industri atau basis produksi produk otomotif di ASEAN sudah melalui proses yang panjang termasuk langkah-langkah pemerintah Thailand memprioritaskan industri otomotif dengan berbagai insentif.

"Hasilnya kini kontribusi ekspor utama Thailand dari otomotif dan komponennya, bukan beras, atau komoditas," katanya.

Yang membedakannya dengan di Indonesia, di Thailand pemerintahnya mengoperasikan 38 kawasan industri termasuk menyediakan kawasan di sekitar Bangkok agar memberikan kemudahan pembebasan lahan dan tersedianya fasilitas penunjang industri. Kawasan industri di Thailand terbagi berbagai macam kepemilikan, ada yang dikelola oleh pemerintah langsung (12 kawasan), kawasan

industri mitra pemerintah-swasta (26 kawasan) dan kawasan industri murni swasta (22 kawasan).

(hen/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
dMentor
×
Ide Bisnis Snack Ala Filsa Budi Ambia
Ide Bisnis Snack Ala Filsa Budi Ambia Selengkapnya