Musababnya, airbag dan sabuk pengaman pretensioner mobil itu bermasalah akibat hubungan arus pendek listrik.
Pernyataan Chrysler yang dilansir Reuters, Rabu (15/10/2014) menyebut, korsleting listrik itu sangat potensial terjadi pada modul kontrol pengendalian airbag dan sabuk pengaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chrysler akan memberitahukan kepada para pemilik kendaraan guna melakukan perbaikan. Modul kontrol pengendalian atau saklar listrik pada kedua peranti tersebut, dibuat oleh pabrikan Robert Bosh.
(arf/ady)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE