Dikutip dari situs resmi Bloodhound SSC, pengetesan sendiri berlangsung di padang garam di Afrika Selatan. Ini barulah pengetesan pertama sebelum tahun depan uji kecepatan sesungguhnya mereka lakukan.
Pada pengetesan pertama ini, tim mengguji kemampuan roda yang akan digunakan oleh pemecah rekor mereka. Caranya, roda itu diputarkan hingga 10.429 rpm atau 174 putaran per detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menguji hal ini, tim Bloodhound SSC meminta bantuan Rolls-Royce yang dikenal sebagai produsen mesin pesawat. Pada fasilitas uji Rolls-Royce tim bekerja untuk mensimulasi kondisi sebenarnya ketika kendaraan benar-benar dijalankan.
Hasilnya, roda lulus ujian. Roda yang dibangun dari aluminium diameternya ketika dijalankan dalam kecepatan tinggi memang meningkat sebesar 1,6 mm dari diameter diam 902,6 mm tapi itu masih dalam batas toleransi.
Sementara suhu roda yang terbuat dari aluminium untuk kendaraan luar angkasa ini ketika dijalankan juga terhitung meningkat 1 derajat per detik sampai ke angka maksimal 96 derajat celcius. Untungnya angka itu hanya sampai di situ. Sebab roda aluminium ini sudah diperkirakan akan kehilangan kekakuan struktur bila mencapai angka 150 derajat celcius.
Tahun depan, kendaraan ini sendiri akan mulai mengetes di dunia nyata di Hakskeen Pan di Afrika Selatan.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta