Pemerintah Indonesia menganggap era mobil listrik masih jauh karena keterbatasan infrastruktur di negeri ini. Sementara pemerintah India bisa dilihat agresif karena sudah memiliki rencana terkait mobil listrik yang mereka sebut National Electric Mobility Mission 2020.
Dengan skema ini, pemerintah India tengah mempertimbangkan rencana untuk memberikan subsidi pada mereka yang mau membeli mobil listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila hal itu terealisasi, perusahaan yang membuat konverter kit mobil hybrid akan makin banyak. Karena saat ini hanya ada 1 perusahaan yang memproduksinya dengan harga sekitar INR 1 Lakh atau sekitar Rp 19,2 jutaan.
Selain mendorong subsidi penggunaan kendaraan ramah lingkungan, pemerintah India juga tertarik untuk memperluas stasiun pengisian tenaga listrik untuk publik.
Sebuah pertemuan yang diadakan awal bulan ini telah mengidentifikasi tempat-tempat seperti lahan parkir, mal dan bioskop untuk instalasi stasiun pengisian listrik yang nyaman sehingga fasilitas ini tersedia untuk umum dalam jarak tiap 2-3 km.
Untuk para pembeli mobil listrik, pemerintah ingin memberi subsidi 35 persen dari harga mobil dan 25 persen untuk mobil plug-in hybrid meski itu harus menunggu izin dari Departemen Keuangan mereka.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya