"Terhitung sejak ekspor perdana pada Agustus 2010 itu sampai Mei 2014 lalu, total ekspor mesin ramah lingkungan ini sudah mencapai 18.060 unit," kata Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono.
Dalam rilis yang diterima detikOto, Senin (7/7/2014) sejak 2010 lalu TMMIN telah dipercaya oleh prinsipal untuk mengisi pasar mesin berbahan bakar ethanol untuk pasar Amerika Latin, terutama Argentina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TMMIN meyakini, volume ekspor mesin ethanol 2TR-FFV produksi mereka akan terus meningkat, termasuk untuk pasar dalam negeri ke depannya, mengingat bahan bakar ethanol merupakan bahan bakar yang dapat diperbaharui karena dapat dihasilkan dari tebu, kentang, jagung, singkong, dan biji bunga matahari.
Di Indonesia sendiri, peluang mesin ethanol belum banyak digarap karena produksi bahan bakar ini masih sangat terbatas. Sejauh ini, etanol yang diproduksi Indonesia sebagian besar masih digunakan untuk bahan baku rokok, obat-obatan kosmetik dan lainnya.
"Padahal bahan bakar ethanol mempunyai keunggulan, selain merupakan sumber energi terbaharui adalah besaran emisi CO2 ethanol lebih rendah dari bahan bakar bensin. Ethanol menghasilkan 1,94 CO2 kg per liter, sedangkan bensin menghasilkan 2,24 CO2 kg per liter," tutur Direktur TMMIN Made Dana Tangkas.
Untuk meningkatkan pasar 2TR-FFV, TMMIN terus meningkatkan performa mesin ini dan telah berhasil mengatasi salah satu kelemahannya yaitu sulit distater pada suhu dingin. Seperti diketahui, salah satu kelemahan mesin berbahan bakar ethanol sulit untuk distarter pada suhu dingin (11ΒΊC).
"Namun kita telah berhasil mengatasi kelemahan tersebut, dengan melengkapi mesin 2TR-FFTV dengan sistem bahan bakar sub-tank dan sub-jet untuk menyuntikkan bensin murni pada awal mesin dijalankan. Setelah mesin mencapai temperatur yang dibutuhkan maka injeksi ECU (Electronic Control Unit) akan memindahkan konsumsi bensin ke konsumsi ethanol secara otomatis," tutup Made Dana.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana