Jumat, 20 Jun 2014 14:23 WIB

1 Hari Ada 30 Kontainer Berisi Komponen yang Diekspor oleh Toyota

- detikOto
Jakarta - Kinerja ekspor Toyota Indonesia terus mengalami pertumbuhan signifikan. Dari pertama kali melakukan ekspor komponen tahun 1988, kini ekspor komponen sudah mencapai 100.000 kontainer.

Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, menjelaskan setiap 1 hari ada 20 sampai 30 kontainer berisi komponen yang siap diekspor atau 1 bulannya sekitar 600 kontainer.

"20-30 kontainer berisi komponen itu baik CKD (Complete Knock-down) ke 16 negara, sedangkan untuk CBU (Complete Built-up) ke 70 negara," ujar Warih di sela-sela acara Container of Toyota Parts and Component Export di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Sunter Plant 1, Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Warih melanjutkan, di antara semua negara tujuan ekspor lamanya pengiriman sangat beragam. Ada yang hanya 1 minggu barang tersebut sudah sampai dan ada juga yang lamanya 30 sampai 40 hari.

"Kalau yang 1 minggu ke Asia, kalau ke Kazakhstan bisa 40 hari dan ke Amerika Latin bisa 30 hari," bebernya.

"Masing-masing negara yang dituju berbeda-beda tantangannya, seperti di Khazakhstan atau ke Amerika Latin itu tantangannya bukan hanya cuaca yang dingin, tapi selama di perjalanan juga menjadi masalah baik di darat ataupun di laut.

"Untuk ke negara-negara tertentu kita ada oil anti karat agar barang yang kira kirimkan itu ketika sampai ke negara itu tidak berkarat," lugasnya.

Toyota mulai melakukan ekspor komponen perdana pada tahun 1988. Volume ekspor komponen ini terus meningkat secara signifikan sejak dimulainya proyek IMV (International Innovative Multi-purpose Vehicle) pada tahun 2004.

Ekspor komponen selama 26 tahun ini, termasuk di dalamnya adalah CKD (Complete knock Down) part atau bagian kendaraan terurai, komponen kendaraan, mesin utuh, komponen mesin dan alat bantu produksi seperti die (alat pencetak yang digunakan pada proses pengepresan) serta jig (alat bantu dalam proses pengelasan).

Presiden Direktur TMMIN, Masahiro Nonami, menjelaskan konsistensi kinerja ekspor Toyota merupakan salah satu pengejawantahan pilar Toyota berbagi (Toyota Bersama Membangun Indonesia) terutama pilar kedua yakni pengembangan industri yang sehat dan kokoh untuk keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Produk-produk ekspor Toyota telah diterima dengan baik di 5 benua dengan total lebih dari 70 negara di dunia. Nilai ekspor mencapai lebih dari USD 12 miliar sejak ekspor perdananya," kata Nonami.

Dijelaskannya, sejak ekspor komponen perdananya, Toyota telah membukukan volume ekspor kendaraan terurai atau CKD sebesar lebih dari 700.000 unit, komponen kendaraan sebanyak lebih dari 477 juta buah, mesin utuh sebanyak lebih dari 1 juta unit, lebih dari 8 juta unit komponen mesin 215 unit die dan 603 unit jig.



(ady/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com