Awalnya kesan tersebut timbul ketika Manager Product Planning Department Product Strategy Nissan Motor Co. Ltd. Kimihiro Kusayanagi melakukan persentasi terkait generasi terbaru X-Trail alias All New Nissan X-Trail di Fukuoka, Jepang.
Dalam persentasi tersebut, CR-V beberapa kali menjadi bahan perbandingan beberapa fitur di X-Trail. Ketika ditanya langsung terkait hal tersebut, Kimihiro tidak membantah.
"Harus diakui, CR-V adalah model yang populer secara global. Kami ingin X-Trail lebih sukses dari CR-V," katanya seperti dilaporkan reporter detikOto, Syubhan Akib dari Jepang.
Untuk mencapai tujuan tersebut, perombakan besar-besaran mereka lakukan di hampir semua segi mulai dari desain yang lebih urban dengan meninggalkan ciri khas desain boxy, limpahan fitur terkini hingga tingkat efisiensi bahan bakar yang makin tinggi.
"Desain tetap maskulin dan makin modern. Eksteriornya tampak kompak tapi interiornya lebih lapang. Mesin juga makin bagus," jelasnya.
Dengan segala perubahan tersebut, Nissan ingin ada 530.000 X-Trail generasi baru ini yang terjual di seluruh dunia tiap tahunnya. Membayangi CR-V yang menurutnya terjual 600.000 unit tiap tahun.
Untuk Indonesia, model ini kemungkinan akan masuk paling lambat di Indonesia International Motor Show (IIMS) yang akan digelar pada bulan September.
Ada dua mesin yang kemungkinan datang yakni mesin berkapasitas 1.997 cc yang mampu menghasilkan 147 tenaga kuda, dengan konsumsi bensinnya diklaim 16 km per liter dan ada pula mesin 2.5 liter.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun