Product Planner PT Mazda Motor Indonesia, Bonar Pakpahan dalam diskusi dengan redaksi detikcom, 'Ngobrol Seputar Otomotif (Ngepot)' di kantor detikcom, Selasa (3/6/2014) menuturkan mesin pembakaran konvensional atau yang terkenal disebut Internal Combustion Engine (ICE) bakal tetap dipakai sampai 16 tahun ke depan.
"Karena yang namanya hybrid, mobil dengan teknologi regenerasi energi, mereka masih tergantung dengan mesin konvensional, dan populasinya masih akan besar dibanding yang full electronic sekalipun di 2020. Mesin konvensional di 2030 pun masih ada," ujarnya.
Bonar menuturkan tahun 2010, mobil-mobil dengan mesin konvensional masih mendominasi pasar, beberapa tahun kemudian, mobil hybrid, listrik turut membesar. Meski begitu mayoritas pabrikan diprediksi masih akan menggunakan mesin konvensional, terutama Mazda.
"Cuma menurut Mazda, base engine atau teknologi dasar internal combustion tadi masih tetap mendominasi bahkan sampai tahun 2020 sekalipun," ujarnya.
Melihat fakta inilah, Mazda sejak tahun 2008 mulai mengembangkan teknologi SKYACTIV mereka yang di Indonesia berwujud pada dua mobil SKYACTIV berbahan bakar bensin yakni Mazda CX-5 dan Mazda6.
Seperti apa detail teknologi SKYACTIV? Pantau terus di detikOto.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!