Mahasiswa-mahasiswa Ini Lindungi Mobil Dodge Viper yang akan Dihancurkan

Mahasiswa-mahasiswa Ini Lindungi Mobil Dodge Viper yang akan Dihancurkan

- detikOto
Jumat, 07 Mar 2014 18:19 WIB
Mahasiswa-mahasiswa Ini Lindungi Mobil Dodge Viper yang akan Dihancurkan
Washington - Produsen mobil Chrysler akan menghancurkan Dodge Viper yang ada di perguruan tinggi di Washington. Karena sudah digunakan sebagai mobil alat praktik, maka masiswa di perguruan tinggi itu menolak dan melindunginya.

Dilansir laman abcnews.go.com, Jumat (7/3/2014) mobil itu mulanya disumbangkan ke Universitas Tacoma, Washington 8 tahun lalu oleh Chrysler untuk mahasiswa jurusan otomotif. Mobil itu bisa digunakan sebagai alat pembelajaran mahasiswa.

"Ini seperti mengambil hewan peliharaan keluarga dan meletakannya di depan anak-anak kemudian membunuhnya," kata Profesor Otomotif di South Puget Sound Community, Norman Chapman.

Menurut Chapman, pihaknya juga selalu menghancurkan mobil tapi biasanya karena mobil itu sudah tidak memiliki nilai pendidikan. Lain halnya dengan Dodge Viper yang masih banyak memiliki nilai pendidikannya dan beguna bagi mahasiswa dan mahasiswi jurusan otomotif.

"Ini adalah mobil tercinta di kampus. Mobil ini juga digunakan sebagai promosi untuk menarik minat siswa SMA agar masuk ke jurusan otomltif disini," kata Dean of College Relation Kellie Purce Braseth.

Mahasiswa di kampu tersebut melindungi dan menolak setelah Chrysler Group LCC mengirimkan email yang isinya menyebutkan akan menghilangkan Dodge Viper termasuk yang disumbangkan untuk pendidikan.

Tapi pihak anehnya pihak Chrysler tidak mejelaskan apa alasannya mereka ingin menghancurkan Dodge Viper. Dalam email tersebut tidak dijelaskan.

"Kita tidak diberitahu alasannya, itu cukup rahasia. Kata orang Chrysler itu merupakan kewajiban," lanjut Chapman.

Lebih lanjut, Chrysler memberikan waktu 2 minggu untuk kampus itu menghancurkan Viper dan menyerahkan bukti kehancurannya.

Mahasiswa di kampus itu mulai mengeluarkan petisi secara online untuk menyelamatkan Viper. Tapi lanjut Chapman tidak ada cara lain utuk bisa menyelamatkan mobil itu terkecuali ada dukungan dari presiden atau gubernur setempat.

Belakangan Chrysler langsung merespons kejadian ini. Menurut Chrysler, mobil-mobil yang disumbangkan, standar prosedurnya, adalah dihancurkan setelah mobil itu dirasa tidak layak lagi menjadi alat pembelajaran. Hal ini sudah dicantumkan Chrysler dalam perjanjian penyerahan kendaraan.

"Dengan kemajuan teknologi otomotif selama dekade terakhir ini, mobil ini mungkin tidak lagi akan memberikan nilai pendidikan pada mahasiswa," ujar Chrysler dalam pernyataan resminya.

Chrysler memahami nilai histori dari mobil seperti Viper dan mereka pun berupaya untuk menjaga model-model yang legedaris. Namun menurut Chrysler, Viper yang diserahkan untuk kampus itu, tidak memenuhi kategori itu. Jadi sudah sewajarnya dihancurkan. Hmm, sayang juga ya Otolovers...

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads