Pajak Tinggi, Penjualan Mobil Super di Singapura Anjlok

Pajak Tinggi, Penjualan Mobil Super di Singapura Anjlok

Aditya Maulana - detikOto
Rabu, 12 Feb 2014 14:47 WIB
Pajak Tinggi, Penjualan Mobil Super di Singapura Anjlok
Singapura - Pada tahun 2013 lalu, penjualan mobil super di Singapura anjlok. Tidak tanggung-tanggung, penurunan penjualan supercar itu mencapai 90 persen atau paling parah dibandingkan tahun sebelumnya.

Diberitakan laman Financial Times, Rabu (12/2/2014) beberapa pabrikan supercar yang ada di Singapura seperti Maserati, Lamborghini, McLaren mengalami penurunan yang drastis.

Hal itu dikarenakan pemerintah setempat tengah memberlakukan kebijakan yang membuat masyarakatnya harus lebih ekstra mengeluarkan uangnya untuk membeli mobil alias lebih mahal dari sebelumnya. Padahal selama ini memiliki mobil di Singapura saja sudah sangat mahal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebijakan-kebijakan itu diberlakukan karena pemerintah setempat tidak ingin melihat ada kesenjangan sosial antara yang kaya dan yang miskin.

Menurut General Manager Rolls-Royce Motors Cars Asia Pasifik Dan Balmer mengatakan pajak yang tinggi membuat para produsen mobil super menjadi menderita.

Lebih lanjut, penjualan Ferrari tahun 2013 lalu turun 92 persen. Sedangkan McLaren hanya menjual 8 unit atau turun 53 persen dan untuk Lamborghini, Aston Martin dan Rolls-Royce mengalami penurunan 85, 88 dan 91 persen.

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads