Diberitakan laman Financial Times, Rabu (12/2/2014) beberapa pabrikan supercar yang ada di Singapura seperti Maserati, Lamborghini, McLaren mengalami penurunan yang drastis.
Hal itu dikarenakan pemerintah setempat tengah memberlakukan kebijakan yang membuat masyarakatnya harus lebih ekstra mengeluarkan uangnya untuk membeli mobil alias lebih mahal dari sebelumnya. Padahal selama ini memiliki mobil di Singapura saja sudah sangat mahal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut General Manager Rolls-Royce Motors Cars Asia Pasifik Dan Balmer mengatakan pajak yang tinggi membuat para produsen mobil super menjadi menderita.
Lebih lanjut, penjualan Ferrari tahun 2013 lalu turun 92 persen. Sedangkan McLaren hanya menjual 8 unit atau turun 53 persen dan untuk Lamborghini, Aston Martin dan Rolls-Royce mengalami penurunan 85, 88 dan 91 persen.
(ady/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Wiper Ketekuk-Spion Lepas, Segini Kerugian Pemilik MINI yang Diamuk Sopir Calya