"Saya belum bisa komentar banyak mengenai hal ini, karena bukan wewenang saya untuk bicara," kata Director Sales, Marketing and Service PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Tac Sindo, kepada detikOto di Jakarta.
Namun dirinya mengatakan kolaborasi Isuzu dan GM dilakukan demi memenuhi kebutuhan GM. "Isuzu hanya menjual mesin ke GM, dan mereka kini tengah mendekati (Isuzu) lagi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teknologi akan tetap milik isuzu, dan itu (kerjasama dengan GM) hanya sebatas produksi. Dan kolaborasi Isuzu dan GM ini belum tahu akan berdampak seperti apa untuk Indonesia. Saya belum tahu," pungkasnya.
Sementara itu mengenai tren pasar kendaraan komersial di Indonesia, Isuzu mengakui pasar kendaraan berat itu di tahun lalu mengalami penurunan. Namun meski pasar tengah lesu, Isuzu justru malah menambah pangsa pasar
"Light truck tahun lalu turun 0,4 persen mencapai 111.091 unit di 2013, dibandikan dengan penjualan di 2012 mencapai 111.520. Tapi Isuzu berhasil menaikkan market share dari 16,2 persen naik menjadi 17,3 persen," katanya.
"Begitu juga dengan medium truck yang baru kami masuki 3 tahun terakhir. Meski pasar turun hingga 11,5 persen dibandingkan denan 2012. Dimana di 2013 mencapai 28.999 unit sedangkan di 2012 mencapai 32.763 unit, tapi market share kami naik dari 9,8 persen menjadi 11,5 persen berkat Isuzu Giga," tambahnya.
Kenaikan market share Isuzu bukan tanpa alasan, berkat pandai mengubah strategi menjadi pemenuhan kebutuhan kendaraan transportasi dan infrastruktur, Isuzu bangkit dan keluar dari bayang-bayang kerugian.
"Seperti yang diketahui tahun 2013 industri tambang (Mining) menurun. Dan akhirnya Isuzu mengubah target market, tidak hanya menjadi kendaraan yang memenuhi dunia tambang, Isuzu juga menjadi kendaraan untuk kebutuhan memenuhi transportasi dan infrastruktur. Makanya kami bisa naik (penjualan) tahun lalu," tambahnya.
Isuzu di 2013 berhasil menjual hingga 31.527 unit di 2013, dan di 2014 Isuzu menargetkan peningkatan penjualan mencapai 35.500 unit.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Sewa Rp 160 Juta/Bulan, Segini Harga Mobil Land Rover yang Dipakai Wali Kota Samarinda