Birokrasi Hambat Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia

Birokrasi Hambat Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia

Feby Dwi Sutianto - detikOto
Kamis, 30 Jan 2014 15:16 WIB
Birokrasi Hambat Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia
Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengeluhkan masalah birokrasi termasuk perizinan yang berbelit-belit telah menghambat pengembangan mobil listrik di Indonesia. Dahlan mencontohkan saat menjajal mobil listrik miliknya, Selo dan Gendhis di jalan Jakarta, harus mengurus berbagai perizinan.

Dahlan mengungkapkan walaupun proses mendapatkan izin telah diajukan namun hingga kini tak kunjung terbit. Menurutnya kondisi semacam ini sangat menghambat proses pengembangan mobil listrik nasional untuk siap produksi massal.

"Saya mengajukan surat ke Menristek (Menteri Riset dan Teknologi) untuk mengendarai mobil listrik di jalan umum karena masuk bagian penelitian juga belum turun izin. Padahal presiden sudah instruksikan pengembangan mobil listrik," kata Dahlan di Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (30/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengakui kini masalah perizinan dan koordinasi pengembangan mobil listrik sudah jelas tanggung jawabnya ada di bawah Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Dahlan mengaku sudah tidak sabaran melihat dan mengendarai mobil listrik buatan Indonesia di jalanan. Menurutnya mobil listrik nantinya akan dikembangkan dan diproduksi oleh swasta bukan BUMN. "Swasta yang produksi," sebutnya.

Dahlan menegaskan pengembangan dan perizinan yang relatif lambat membuat Indonesia bisa kalah bersaing dalam pengembangan mobil listrik di dunia. Bahkan di China, saat ini memiliki bisnis persewaan mobil listrik.

"Di Tiongkok ada rent car (penyewaan) mobil listrik," terangnya.

(hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads