Mobil di Masa Depan Bakal Punya 'Intuisi'

Mobil di Masa Depan Bakal Punya 'Intuisi'

Syubhan Akib - detikOto
Senin, 27 Jan 2014 12:42 WIB
Mobil di Masa Depan Bakal Punya Intuisi
Mobil autopilot Ford Fusion (dok Ford)
Detroit -

Mobil berteknologi autopilot diperkirakan bakal populer di masa depan. Namun, selain tengah mengembangkan kemampuan agar mobil bisa berjalan sendiri tanpa dikendalikan manusia, para peneliti juga tengah mengembangkan teknologi yang membuat mobil memiliki 'intuisi.'

Dilansir dari Los Angeles Times, hal itu dikembangkan oleh Ford Motor Co yang tengah bekerjasama dengan Massachusetts Institute of Technology dan Stanford University untuk mencoba mencari tahu bagaimana sebuah mobil berteknologi autopilot sebuah intuisi.

Para peneliti di Stanford akan melakukan penelitian bagaimana sensor inframerah bernama LIDAR melihat hambatan di sekitar mobil. Itu nanti akan mirip dengan cara kelelawar atau lumba-lumba yang menggunakan gelombang suara untuk mendeteksi kondisi sekitar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan teknologi LIDAR, mobil akan memantulkan cahaya inframerah hingga 200 meter jauhnya dan kemudian menggunakan data tadi untuk membuat peta real-time 3-D. Sensor yang kuat menurut Ford akan bisa membedakan berbagai macam barang seperti antara kantong kertas dan hewan kecil.

Selain itu, bila biasanya ketika pandangan pengemudi diblokir oleh kendala seperti truk besar, pengemudi akan bermanuver untuk mengambil menginti dan melihat apa yang ada di depan, hal itu nanti tidak akan perlu dilakukan. Sebab sensor yang akan mencari tahu apa yang ada di depan truk tersebut.

Ketika pun si truk mengerem mendadak, si mobil sudah mempersiapkan diri dan memperhitungkan wilayah mana yang aman untuk dia mengelak.

"Tujuan kami adalah untuk menyediakan kendaraan dengan akal sehat," kata Greg Stevens, manajer Ford yang bertanggung jawab mengembangkan sistem keselamatan aktif di LA Times.

Sementara Ford dan MIT akan bekerja dengan sensor LIDAR untuk membuat peta real-time 3-D terkait kondisi lingkungan. MIT akan menggunakan algoritma yang akan membantu mobil agar bisa memprediksi kemana kendaraan lain akan bergerak dan pejalan kaki akan berjalan.

Jika berhasil, pemetaan ini akan memungkinkan mobil untuk merencanakan jalan yang aman untuk menghindari pejalan kaki, sepeda dan kendaraan lainnya. Ini adalah fungsi penting untuk sebuah mobil berteknologi autopilot.

Selain kedua kampus tadi, bulan lalu Ford juga sudah mengatakan kalau mereka bekerja sama dengan University of Michigan dan State Farm Insurance untuk mengembangkan mobil autopilot.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads