Dikutip dari Wall Street Journal, Kamis (16/1/2014) orang yang bisa disebut sebagai modifikator itu adalah Jose Maria Calero yang membuatkan Ferrari untuk para pemesannya. Pelanggannya datang dari berbagai kalangan termasuk bintang porno.
Rata-rata, Ferrari miliki Calero dibangun dari sasis Toyota dan body fiberglass. Buatannya pun sekilas sangat mirip mobil Ferrari tapi hanya memiliki harga seper-empatnya.
Melihat gerakan Celero itu, Ferrari lalu memberitahu polisi Spanyol yang kemudian menggerebek Calero dan menyita 17 replika Ferrari dan dua replika Aston Martin. Ini dianggap usaha pemalsuan mobil terbesar di dunia.
Lawan-lawan Celero dalam pembuatan replika mobil menyebutkan kalau kesalahan mendasar Celero adalah menggunakan emblem merek Ferrari. Padahal kalau dia menciptakan merek sendiri meski mobil produksinya mirip, dia masih bisa berkilah.
Namun ternyata Celero tidaklah kapok. Meski proses hukumnya tengah berjalan, dia masih yakin.
Baru-baru ini ia dan tiga pembantu menggunakan truk yang disewa untuk memindahkan tiga replika Ferrari yang tengah dalam berbagai tahap konstruksi dari salah satu gudang ke bengkel kecil.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer