Entah hanya ikut-ikutan tren mobil hybrid, peduli pada kondisi lingkungan atau agar tambah gengsi, yang jelas Coca-Cola sudah mulai melirik mobil teknologi hybrid.
Memang ada tren kalau perusahaan minuman AS menggunakan mobil dengan teknologi hybrid akan lebih bergengsi. Sebab selain harganya lebih tinggi, perusahaan mau dianggap sebagai peduli terhadap kelestarian lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke-100 mobil tersebut akan beroperasi di Amerika Utara. Mobil-mobil tersebut akan dikonversi di XL Hybrids yang berbasis di Boston.
Mobil hybrid diakui menghemat 15 hingga 20 persen bahan bakar dibandingkan dengan mobil van mesin konvensional milik Coca-Cola tersebut.
100 mobil van hybrid ini diharapkan mampu menghilangkan sekitar 4000 ton emisi karbondioksida dibandingkan dengan van konvensional dalam jangka waktu lebih dari 10 tahun.
Sebelumnya Coca-Cola sudah menggunakan 16 kendaraan listrik plug-in untuk mengirimkan minuman merek Odwall di San Francisco Bay Arena.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina