Dan untuk membuktikannya Universitas Indonesia bersama para sponsor, menurut Dosen pembimbing tim mahasiswa UI, Ario Sunar Baskoro, mengucurkan dana hingga Rp 140 juta.
"Untuk melahirkan mobil ini berbeda-beda dana yang dikeluarkan. Keris RV kurang lebih menghabiskan dana hingga Rp 60 juta, dan untuk Kalabia Rp 80 juta. Ini diluar biaya lainnya," kata Ario di UI, Depok Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerangka yang terbuat dari alumunium membuat Keris RV memiliki bobot berat mencapai 45 kg. Untuk mesin pendorong para mahasiswa UI kali ini memilih untuk menggunakan mesin Internal Combustion berkapasitas 110 cc dengan sistem karbulator.
Sedangkan untuk Kalabia Evo-4 karya tim Sadewa juga menunjukan kemampuan terbaik dengan mampu berjalan 250 km dengan hanya menghabiskan 1 liter bensin.
Bicara soal bobot Kalabia Evo-4 memiliki berat hingga 90 kg. Dan Kalabia Evo-4 juga dilengkapi dengan sistem sekuensial injeksi dan hi-impedance injector.
(lth/syu)










































