Indonesia Sudah Surplus Produksi Mobil

Indonesia Sudah Surplus Produksi Mobil

Syubhan Akib - detikOto
Sabtu, 30 Nov 2013 10:29 WIB
Indonesia Sudah Surplus Produksi Mobil
Bandung -

Pasar mobil Indonesia terus meningkat selama beberapa tahun terakhir. Tercatat tren peningkatan penjualan mobil terus terjadi sejak tahun 2009 sampai saat ini. Rekor penjualan pun tercipta.

Produsen mobil pun sekarang tengah semangat membangun pabrik di Indonesia.

Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo menjelaskan kalau kapasitas produksi mobil nasional ternyata jauh lebih tinggi dibanding permintaan alias lebih tinggi suplai dari permintaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila didiamkan, maka akan banyak mobil produksi Indonesia yang menyiram pasar dan membuat persaingan menjadi tidak sehat.

"Saat ini kapasitas produksi nasional meningkat dari 710 ribu unit menjadi di atas 1 juta unit (1,06 juta). Kapasitas Toyota juga naik dari 170 ribu menjadi 240 ribu. Jadi kalau ditotal jadi hampir 1,3 juta unit itu pun belum ditambah pabrik-pabrik yang sedang dalam proses pembangunan, padahal permintaan pasar masih sekitar 1 juta unit karena masih banyak juga yang masih impor," katanya dalam workshop dengan wartawan di Bandung.

Peningkatan kapasitas produksi itu menurut Rahmat adalah buah dari kepercayaan internasional terkait Indonesia yang dianggap sebagai pasar mobil yang sangat potensial untuk digarap.

Bila di tahun lalu penjualan mobil di Indonesia sudah mencapai 1 juta unit dan mencetak rekor penjualan tertinggi dalam sejarah, tahun ini rekor itu akan pecah karena diprediksi bisa mencapai 1,2 juta unit.

"Ekonomi meningkat. Kelas menengah di Indonesia tengah meningkat. Angkatan mudanya juga banyak. Hal-hal ini yang membuat para produsen percaya kalau Indonesia secara jangka panjang sangat menjanjikan," ujar Rahmat yang menjelaskan kalau Toyota memiliki 255 cabang penjualan di seluruh Indonesia dari mulai Aceh sampai Papua.

Terkait masalah kelebihan produksi tadi, lanjut Rahmat, hal itu masih akan sehat ketika misalnya kelebihan itu disalurkan ke negara lain untuk diekspor.

"Banyak mobil Indonesia yang sudah diekspor, dengan kelebihan ini maka bakal makin banyak lagi mobil buatan Indonesia yang menyebar ke seluruh dunia," katanya

(syu/ikh)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads