Presiden Commissioner PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)-PT Toyota-Astra Motor (TAM) Hiroyuki Fukui menjelaskan kalau Indonesia memiliki potensi besar dan menjadi salah satu fokus pengembangan pasar Toyota di dunia.
Meski begitu, Fukui menegaskan kalau saat ini Indonesia dalam perjalanan untuk menjadi 'export hub' dimana mobil Toyota produksi Indonesia bakal diekspor ke berbagai belahan dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak ingin Indonesia hanya jadi pasar. Indonesia bisa jadi export hub untuk Toyota," ujarnya seperti dilaporkan reporter detikOto Syubhan Akib dari Tokyo, Jepang.
Meski begitu, sebelumnya Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan sudah mengingatkan kalau hal itu ingin segera terjadi, maka yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah kesiapan vendor pendukung selain masalah fasilitas, tentunya.
Sebab jumlah vendor di Indonesia menurut Johnny kalah jauh dibanding Indonesia. Di Thailand ada sekitar 2.400 vendor yang membantu produsen, sementara di Indonesia hanya 400 vendor saja.
"Kita harus memperkuat industri pendukung untuk meningkatkan kemampuan produksi," ujar Johnny.
Di sisi lain, Fukui ingin agar Indonesia terus berperan besar di sektor otomotif ASEAN. Dia bahkan mengatakan kalau mereka ingin perbandingan antara mobil produksi Indonesia yang akan di ekspor dan untuk di jual di dalam negeri besarnya 60-40.
"Jadi kita maunya di masa depan pabrik di Indonesia lebih banyak untuk ekspor dan jadi Indonesia jadi ekspor hub kita," lugas Fukui.
Sektor otomotif khususnya roda empat di Indonesia memang tengah mengalami masa jaya. Penjualan mobil Indonesia tahun lalu menembus angka penjualan hingga 1 juta unit. Tahun ini bahkan angkanya bisa mencapai 1,2 juta unit.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi