"Kami bersemangat bisa membawa Wraith ke konsumen kami di Jakarta. Di kota ini kami menyaksikan betapa tingginya apresiasi dan ketertarikan konsumen terhadap produk baru dari Rolls-Royce Motor Cars yang bertenaga, bergaya, dan dramatis," ujar General Manager Rolls-Royce Motor Cars Jakarta Enderi Andreanto di Jakarta, Jumat (8/11/2013).
Bicara mengenai mobil ini, General Manager Asia Pacific untuk Rolls-Royce Motor Cars Dan Balmer menjelaskan kalau Rolls-Royce Wraith merupakan mobil paling bertenaga dalam sejarah Rolls-Royce. Wraith, menurutnya, dibuat untuk memanjakan hasrat akan kecepatan dan petualangan pemiliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menduga bahwa Program Bespoke ini menarik perhatian konsumen kami di Indonesia, salah satu yang tertinggi di dunia dalam hal pendetailan konten Bespoke. Penjualan Bespoke telah meningkat sejak tahun lalu," lugas Balmer.
Wraith sendiri memang merupakan model Rolls-Royce dengan performa paling garang, dramatis dan bertenaga yang kini tengah menjadi kebanggaan Rolls-Royce. Mengusung semangat Spirit of Ecstasy, mobil ini hadir dengan desain dua-pintu dan body bermodel fastback.
Di jantungnya ada perpaduan mesin V12 bertenaga 624 bhp dan transmisi ZF 8-percepatan otomatis mobil mampu melaju pada kecepatan 0-100 km/jam dalam waktu 4,6 detik, lebih cepat jika dibandingkan dengan kekuatan Ghost yang sebesar 563 bhp / 420kW yang melaju pada kecepatan 0-100 km/jam dalam 4,9 detik.
Namun untuk harga, sebuah Rolls-Royce tidaklah memiliki harga pasti. Harga mobil Rolls-Royce beragam karena diproduksi berdasarkan pesanan dan seringkali dilengkapi elemen Bespoke. Artinya, setiap Rolls-Royce berbeda.
Tapi sebagai gambaran, di Eropa, Rolls-Royce Wraith dibanderol sekitar Rp 3 miliar. Di Malaysia harga mobil mewah 2 pintu ini sekitar Rp 4 miliar. Dan di Indonesia karena banyaknya pajak yang harus dibayarkan, harganya diperkirakan berkisar di sekitar angka Rp 10 miliar.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas