Holden Bakal Hengkang dari Australia

Holden Bakal Hengkang dari Australia

- detikOto
Senin, 04 Nov 2013 09:54 WIB
Holden Bakal Hengkang dari Australia
Adelaide - Merek mobil Holden saat ini terdengar sangat identik dengan Australia. Namun seorang mantan menteri Australia memprediksi kalau dalam beberapa tahun ke depan Holden akan mengakhiri kegiatan manufaktur mereka di negeri kanguru itu.

Laporan Fairfax yang dikutip Car Advice, seorang mantan menteri Australia memprediksi kalau Holden akan berhenti merakit mobil disana bila merek itu tidak lagi disuntik bantuan dari pemerintah federal Australia.

Meski begitu, Holden menolak mengomentari prediksi tadi dan memilih untuk melanjutkan pembicaraan dengan pemerintah federal Australia seraya tidak berspekulasi mengenai tenggat waktu atau rencana produksi di masa depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Australia, Holden memiliki pabrik di Adelaide dan mantan menteri industri Kim Carr memprediksi kalau pabrik ini akan tutup bila pemerintah tidak serius membantu.

Pemerintah Australia sendiri sedang berbicara dengan General Motors (GM) yang merupakan induk dari Holden agar jangan keluar dari Australia setelah Ford sebelumnya sudah mengatakan akan menutup pabrik mereka disana dalam beberapa tahun ke depan.

Bila Holden hengkang, maka hanya tinggal Toyota yang memproduksi mobil disana. Ini tentu berbahaya karena bila tidak ada merek lain yang berani memproduksi mobil di Australia, besar kemungkinan Toyota juga akan hengkang. Itu alasan kenapa perwakilan pemerintah Australia juga membujuk Toyota agar jangan pergi.

Saat ini produsen mobil yang memproduksi mobil di Australia memang diberi 'tunjangan' oleh pemerintah federal Australia sebagai bujukan agar tidak menutup fasilitas produksi mereka disana. Beberapa merek beranggapan kalau pasar mobil Australia yang mulai jenuh tidak bisa menutupi pengeluaran tinggi tiap pabrik sehingga penutupan adalah salah satu solusi.

Namun, kegiatan merakit mobil bukan semata-mata urusan produsen mobil semata. Sebab untuk membuat sebuah mobil produsen memerlukan suplai komponen dari beberapa vendor.

Nah, bila pabrik perakitan tutup maka bukan hanya karyawan di pabrik itu saja yang terancam di pecat, tapi juga karyawan-karyawan di pabrik komponen. Inilah yang ditakutkan pemerintah Australia.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads