Mitsubishi Destinator memiliki beberapa fitur yang bisa disetel untuk memudahkan pengendaranya. Pengaturan fitur pada Mitsubishi Destinator bisa dilakukan lewat layar sentuh yang ada di dalam mobil.
Mitsubishi Destinator merupakan sebuah midsize SUV terbaru dari Mitsubishi Motors yang diluncurkan secara global di Indonesia tahun lalu. Mobil ini dikembangkan untuk pasar ASEAN termasuk Vietnam, Filipina, serta untuk Kawasan Asia Selatan, Amerika Latin, Timur Tengah, dan juga Afrika.
Mitsubishi Destinator diproduksi di pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Mengusung konfirgurasi tiga baris kursi dengan kapasitas tujuh penumpang, kendaraan ini memadukan desain SUV yang tangguh dan modern dengan interior premium yang lapang untuk menjamin kenyamanan seluruh penumpang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Destinator dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi canggih Mitsubishi Motors Safety Sensing. Sistem ini memberikan tingkat keselamatan preventif yang tinggi melalui Adaptive Cruise Control (ACC), Forward Collision Mitigation System (FCM), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Automatic High Beam (AHB), Leading Car Departure Notification (LCDN), dan Multi Around Monitor. Dilengkapi dengan enam SRS airbag, model ini memastikan kinerja keselamatan tabrakan dengan struktur bodi berketebalan tinggi yang dirancang untuk menyerap energi benturan sekaligus meminimalkan deformasi kabin jika terjadi tabrakan.
Destinator mengandalkan mesin turbo 1,5 liter yang dipadukan dengan Continuously Variable Transmission (CVT) yang dioptimalkan untuk efisiensi bahan bakar dan akselerasi. Selain itu, sembari mengadopsi sistem penggerak roda depan, Mitsubishi Motors memadukan teknologi all-wheel control yang canggih, termasuk Active Yaw Control (AYC), untuk menghadirkan pengendaraan yang aman dan andal di berbagai permukaan jalan dan kondisi cuaca.
Salah satu keunggulan dari Destinator adalah kehadiran layar sentuh berukuran 12,3 inci di kabin. Layar tersebut juga bisa dipakai untuk mengatur beberapa fitur kendaraan.
Sistem SDA 12,3 inci menghadirkan kesan modern dan meningkatkan pengalaman berkendara dengan menyajikan berbagai konten, termasuk tampilan multimeter yang merupakan penghormatan terhadap ikon triple-meter dari Pajero.
Layar tersebut juga menyediakan akses ke fitur-fitur seperti panoramic sunroof, ambient lighting, dan fungsi konektivitas. Caranya, masuk ke menu "Pengaturan" lalu pilih "Vehicle Setting", dan atur beberapa fitur yang akan dikonfigurasi sesuai selera. Bisa juga mengatur beberapa fitur mobil lainnya pada bagian "Menu".
Begini tampilan interior Mitsubishi Destinator. Foto: Rifkianto Nugroho |
Berikut beberapa fitur dan pengaturan di layar sentuh Destinator.
1. Sistem Operasi Keyless: Mengatur berapa kali lampu berkedip ketika membuka dan mengunci mobil; menyetel suara dari klakson untuk mengunci; mengatur bunyi beep untuk mengunci dan membuka.
2. Wiper: Menyetel wiper belakang bekerja secara otomatis saat tuas transmisi di posisi "R" atau saat mobil mundur.
3. Lampu Eksterior/Interior: Mengatur durasi lampu depan menyala setelah mesin dikontak; mengatur fungsi yang menyalakan lampu depan saat tombol unlock pada remote ditekan; mengatur durasi hingga lampu interior otomatis mati setelah pintu ditutup
4. Lampu Sinyal Belok: Mengaktifkan/menonaktifkan lampu untuk berkedip 3 kali saat mengoperasikan tuas indikator untuk berpindah jalur
5. Power Door Locks: Mengatur durasi pintu untuk tidak terkunci setelah dibuka dengan sistem keyless entry atau fungsi operasi keyless
6. Buka/Tutup Panoramic: Mengatur buka/tutup panoramic sunroof dan sunshade tanpa menyentuh tombol
7. Multi Around Monitor: Mengatur tampilan kamera 360 dari berbagai sisi mobil saat berjalan atau untuk parkir
8. Ambient Light: Mengatur warna ambient light di interior sesuai selera dan suasana hati
9. ACC Power: Mengatur durasi tombol ACC mati
10. Jendela Otomatis: Mengatur kaca pintu naik turun secara otomatis
"Layar 12,3 inci kan sudah jadi point of view utama Mitsubishi Destinator. Jadi untuk kemudahan semua interaksi dan interactive feature memang dioperasikan dari situ. Menurut saya, ini kemudahan yang amat sangat baik. Karena secara logic itu operating systemnya gampang banget. Misalnya fitur ambien light, punya beberapa warna. Itu memang merepresentasikan karakter dari pemilik kendaraan. Nah, kalau sunroof, bisa dioperasikan manual, bisa dioperasikan juga dengan digital. So, it's fun to have," kata Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia.
(rgr/dry)













































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik