Shutdown Berakhir, Penjualan Mobil di AS Harus Rebound

Shutdown Berakhir, Penjualan Mobil di AS Harus Rebound

Aditya Maulana - detikOto
Rabu, 30 Okt 2013 14:31 WIB
Shutdown Berakhir, Penjualan Mobil di AS Harus Rebound
Detroit - Pada awal Oktober 2013 pemerintah federal Amerika Serikat (AS) ditutup. Penutupan atau shutdown itu cukup mengganggu industri otomotif setempat. Tapi setelah selesai diharapkan penjualan di Oktober ini harus rebound.

Kelley Blue Book memprediksi kalau penjualan bulan OKtober ini akan mengalami kenaikan 8 persen dibanding bulan yang sama di tahun lalu. Demikian dilansir Inautonews, Rabu (30/10/2013).

Sementara itu, Edmunds.com justru lebih optimis kalau penjualan akan meningkat 12,7 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu. Lalu JD Power dan LMC Automotive memprediksi penjualan meningkat sebesar 8 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penjualan pada minggu ketiga bulan ini relatif menguat dibanding 2 minggu pertama. Ini merupakan bukti dari konsumen menunda pembelian sampai shutdown selesai," kata Power Senior Automotive Analyst John Humphrey.

"Sepertinya shutdown pemerintah berakhir tepat waktu," timpal Edmunds.com Senior Analyst Jessica Caldwell. "Sata penjualan setiap minggunya menunjukan bahwa konsumen mulai mendapatkan gelisah pada pertengahan bulan," katanya lagi.

Sementara itu, di wilayah pesisir Atlantik terjadi penurunan penjualan selama 2 minggu pertama. Penurunannya lebih dari 6 persen tapi ketika shutdown berakhir kebali naik.

Bahkan beberapa segmen seperti crossover dan truk pikap mengalami peningkatan penjualan. General Motors (GM) misalnya, telah meluncurkan Cgevrolet Silverado dan GMC Sierra model 2014.

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads