Seperti Inikah Desain Kijang Innova di Masa Depan?

Seperti Inikah Desain Kijang Innova di Masa Depan?

Muhammad Ikhsan - detikOto
Kamis, 24 Okt 2013 15:51 WIB
Seperti Inikah Desain Kijang Innova di Masa Depan?
Jakarta - Toyota Indonesia tengah merancang perubahan besar-besaran untuk MPV Kijang Innova. Innova itu adalah Innova generasi keenam yang kabarnya akan meluncur beberapa tahun lagi.

"Sedang dirancang," kata General Manager Corporate Planning & Public Relation PT Toyota-Astra Motor Widyawati di Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Beberapa desain mengenai kemungkinan wajah Innova di masa depan pun muncul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Termasuk dari coretan hasil mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Aditya Parathama. Kijang Innova generasi keenam idenya itu dinamai Kijang Essential.

Pria kelahiran Surabaya itu menuturkan tertarik membuat desain Kijang Innova terbaru sebagai tugas akhir karena memiliki makna mendalam di hati masyarakat Indonesia.

"Saya mikir pada 2008 mau buat apa. Lantas terbesit membuat TA (Tugas Akhir) Kijang Innova, dan beruntung bertemu dengan engineer orang Toyota. Dan saya dibantu," kata Aditya.

Menurut Aditya, pilihannya jatuh pada Kijang karena mobil keluarga ini sudah sangat melekat pada masyarakat Indonesia. Dan hubungannya dengan pemilihan nama 'Essential' karena Kijang adalah mobil yang sangat penting dan utama bagi masyarakat Indonesia.

"Karena waktu itu saya lihat desain untuk 5 tahun ke depan. Saya coba cari judul sendiri dan konsultasikan ke orang Toyota. Dan nama Essential karena mobil Kijang identik mobil keluarga dan utama di Indonesia, dan Toyota terkenal dengan Kijang," ucap Aditya yang kini bekerja di PT Astra-Daihatsu Motor (ADM).

Aditya menjelaskan butuh waktu 6 bulan dari sketsa hingga menjadi mobil skala kecil yang terbuat dari tanah liat atau streofoam.

"Dari awal sketsa sampai akhir berbentu mobil kecil selama 6 bulan. Tahapan kita dari research, proses sketsa, menganalisis lebih dalam. Setelah proses selesai saya melakukan proses modeling dari awal sketsa menjadi tanah liat," ucap pria yang pernah mendalami ilmu di Domus Academy di Milan.

Foto-foto: dok Aditya Parathama

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads