"Sedang dirancang," kata General Manager Corporate Planning & Public Relation PT Toyota-Astra Motor Widyawati di Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Beberapa desain mengenai kemungkinan wajah Innova di masa depan pun muncul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria kelahiran Surabaya itu menuturkan tertarik membuat desain Kijang Innova terbaru sebagai tugas akhir karena memiliki makna mendalam di hati masyarakat Indonesia.
"Saya mikir pada 2008 mau buat apa. Lantas terbesit membuat TA (Tugas Akhir) Kijang Innova, dan beruntung bertemu dengan engineer orang Toyota. Dan saya dibantu," kata Aditya.
Menurut Aditya, pilihannya jatuh pada Kijang karena mobil keluarga ini sudah sangat melekat pada masyarakat Indonesia. Dan hubungannya dengan pemilihan nama 'Essential' karena Kijang adalah mobil yang sangat penting dan utama bagi masyarakat Indonesia.
"Karena waktu itu saya lihat desain untuk 5 tahun ke depan. Saya coba cari judul sendiri dan konsultasikan ke orang Toyota. Dan nama Essential karena mobil Kijang identik mobil keluarga dan utama di Indonesia, dan Toyota terkenal dengan Kijang," ucap Aditya yang kini bekerja di PT Astra-Daihatsu Motor (ADM).
Aditya menjelaskan butuh waktu 6 bulan dari sketsa hingga menjadi mobil skala kecil yang terbuat dari tanah liat atau streofoam.
"Dari awal sketsa sampai akhir berbentu mobil kecil selama 6 bulan. Tahapan kita dari research, proses sketsa, menganalisis lebih dalam. Setelah proses selesai saya melakukan proses modeling dari awal sketsa menjadi tanah liat," ucap pria yang pernah mendalami ilmu di Domus Academy di Milan.
Foto-foto: dok Aditya Parathama
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir
Kok Bisa Nggak Dikasih Jalan saat Nyalip Pengemudi Sigra sampai Ngamuk di Tol?