Aston Martin seperti dilansir Telegraph dan dikutip Autocar hingga Desember 2012 lalu telah membukukan kerugian setelah pajak hingga 24,9 juta pounds atau sekitar Rp 455,9 miliar.
Ini adalah pukulan bagi Aston Martin yang terkenal sebagai mobil James Bond. Sebab perusahaan ini juga telah membukukan kerugian sebelum pajak sebesar 21,2 juta pounds selama tahun keuangan sebelumnya .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat terpuruknya neraca keuangan mereka itu, Aston Martin pun menyalahkan situasi ekonomi saat ini. Sebab penjualan mobil Aston Martin sangat terpengaruh oleh resesi.
Untuk mengencangkan ikat pinggang, Aston Martin baru-baru ini juga telah menghentikan produksi mobil kecil mereka Cygnet sebagai upaya untuk fokus pada berbagai mobil sport mereka.
Financial Times juga melaporkan bahwa ada kesepakatan baru ditandatangani antara Aston Martin dan AMG yang diharapkan akan meringankan beban pengembangan teknologi yang terhitung mahal bagi produsen yang berbasis Gaydon ini. Pada kesepakatan, kedua perusahaan akan mendapat aset ke masing-masing untuk mengembangkan mesin baru.
Aston Martin sendiri sebelumnya dimiliki oleh The Investment Dar yang membeli merek ini dari Ford pada 2007 dengan harga hampir 500 juta pounds. Mantan pemilik Ducati, Investindustrial, kemudian mengambil 37,5 persen saham di Aston Martin pada Desember lalu dengan harga 150 juta pounds.
(syu/ikh)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan