Honda Motor (China) Investment Co., Ltd. (HMC), anak perusahaan Honda di China, resmi memperpanjang kontrak kerja sama dengan pabrikan China. Honda melanjutkan usaha patungan GAC Honda Automobile Co., Ltd. (GAC Honda).
Dikutip dari siaran persnya, Honda mengumumkan kerja sama dengan Guangzhou Automobile Group Co., Ltd. (GAC Group), tetap berlanjut. Guangzhou Automobile Group Co., Ltd. (GAC Group) telah bertahun-tahun menjadi mitra usaha patungan produksi dan penjualan mobil Honda di China.
Honda dan GAC telah menandatangani perjanjian untuk memperpanjang jangka waktu usaha patungan GAC Honda Automobile Co., Ltd. (GAC Honda) hingga tahun 2038.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ada Mobil Toyota-Honda Rasa Mobil China |
"GAC Honda (awalnya bernama Guangzhou Honda Automobile Co., Ltd.) didirikan pada Juli 1998 sebagai usaha patungan produksi dan penjualan mobil Honda pertama di China dan memulai produksi mobil di Guangzhou, Provinsi Guangdong pada Maret 1999," demikian dikutip dari siaran pers resmi Honda.
"GAC Honda membangun jaringan penjualan dan layanan mobil 'four-in-one' yang pertama di China dan diterima dengan baik oleh banyak pelanggan," sambungnya.
Kolaborasi Honda dengan pabrikan China itu membuahkan hasil yang positif. Secara kumulatif, mobil hasil kerja sama Honda dan GAC telah terjual lebih dari 11 juta unit.
"GAC Honda telah berkontribusi pada pengembangan dan pertumbuhan industri otomotif di China," sebutnya.
Honda menilai, China telah tumbuh menjadi pasar otomotif terbesar di dunia dalam hal volume penjualan. Persaingan terus meningkat di tengah kemajuan pesat elektrifikasi dan teknologi cerdas.
"Dengan memanfaatkan sepenuhnya teknologi dan sumber daya masing-masing dari Honda dan GAC Group, dan terus menawarkan produk yang memenuhi beragam kebutuhan pelanggan, Honda akan semakin memperkuat bisnis otomotifnya di China," pungkas Honda.











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau