Mobil tanpa pengemudi (autopilot) yang digadang-gadang menjadi era baru dunia otomotif ternyata membuat pengemudi merasa ngeri. Sebab teknologi terbaru ini membuat pengemudi tidak merasa aman berkendara.
Survei yang dilakukan ORC International untuk sebuah perusahaan asuransi yang melibatkan 1.000 pengedara mengungkap banyak pengemudi tidak merasa aman menggunakan teknologi tersebut karena masih besar potensi kecelakaan.
Seperti diberitakan caradvice, Kamis (26/9/2013) hanya 1 dari lima orang yang mengatakan akan membeli mobil autopilot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu hasil ini menjadi tantangan berat produsen mobil yang mengembangkan teknologi autopilot bagaimana amannya menggunakan 'driverless car'.
Selama ini sudah beberapa produsen mobil telah mengembangkan teknologi mobil autopilot, seperti Tesla, Nissan, Audi, VW dan masih banyak lagi. Bahkan perusahaan Google tertarik mengembangkan mobil autopilot.
Sebelumnya CEO Tesla Motors Elon Musk akan menyematkan autopilot pada Tesla Model S. Dan pesaingnya Nissan dengan LEAF terhitung sudah beberapa kali menguji coba mobil autopilot.
Mobil autopilot dikabarkan akan mulai beredar di pasaran dalam 7 tahun ke depan.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya