Bahkan jika semua mobil diganti menjadi mobil murah yang kecil, kemacetan akan bisa terurai.
"Jika mengganti dengan mobil kecil, kita bisa menghemat biaya, menghemat energi dan juga menghemat ruang. Kalau mobil besar yang berukuran 5 meter diganti dengan yang ukurannya yang kecil, bayangkan baris kemacetannya pasti akan berkurang," ujarnya saat bertemu dengan pimpinan media di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2013).
Di dunia ini lanjutnya, hampir semua mengarah ke penggunaan mobil kecil yang memiliki mesin irit BBM. Terkecuali di Amerika yang masyarakatnya masih menyenangi mobil berukuran besar.
"Mungkin mobil di sana konsumsi BBM-nya bisa 5 km per liter, sementara mobil murah di kita 20 km per liter," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Kendaraan Rusak Dievakuasi dari Lokasi Ledakan