GM Deklarasikan Perang pada Tesla

GM Deklarasikan Perang pada Tesla

Syubhan Akib - detikOto
Senin, 23 Sep 2013 16:44 WIB
GM Deklarasikan Perang pada Tesla
Washington - Di dunia mobil listrik, nama Tesla cukup populer karena merek ini mampu menyajikan mobil sport bertenaga listrik yang memberikan tenaga namun ramah lingkungan dengan jangkauan yang panjang. Namun, General Motors (GM) menyatakan mereka akan segera menyingkirkan Tesla. Deklarasi perang pun terucap.

Chairman dan CEO General Motors Dan Akerson menyatakan kalau perusahaan yang berbasis di Detroit, Amerika Serikat itu akan bersiap-siap menghadapi Tesla yang merupakan merek asal California.

"Jika Anda ingin bersaing head-to-head dengan Tesla, dan kami akhirnya juga akan (melakukannya), Anda melakukannya dengan Cadillac," katanya di Detroit News.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akerson memuji Tesla sebagai sebuah merek startup yang cukup bagus dan mampu berprestasi lebih baik dibanding perusahaan startup lain. Namun begitu, mobil Tesla mudah 'dilupakan'.

"Apakah ada yang ingat Fisker? Maksudku, beberapa dari mereka, mereka semua hilang," kata Akerson.

Dia juga mengatakan popularitas Chevrolet Volt sudah cukup menghentak Tesla. Harga jual kembali mobil Volt dikatakannya tidak terlalu membuat rugi konsumen dibanding dengan mobil Tesla seperti Model S yang harga bekasnya jatuh.

"Kami akan menjual lebih banyak (Chevrolet) Volt dan mereka (konsumen) kehilangan lebih sedikit uang pada Volt daripada mereka yang akan kehilangam lebih banyak pada (Tesla) Model S," ujar Akerson.

Kabar GM hendak 'menyingkirkan' Tesla memang sudah terdengar lama. Pada Juli lalu Akerson sempat dikabarkan telah membentuk tim kecil untuk mempelajari Tesla.

Saat Tesla bersiap meluncurkan Model S terbaru, GM juga mencetuskan kalau mereka sedang mengembangkan mobil listrik yang bisa menjelajah hingga 200 mil atau 320 km hanya dengan sekali charge. Meski memiliki baterai yang kuat, harga mobil ini hanya akan berkisar di angka US$ 30.000 atau sekitar Rp 343,3 jutaan.

Lalu bagaimana tanggapan Tesla? "Saya senang mendengar GM berencana untuk mengembangkan mobil listrik dengan jangkauan 200 mil dengan harga terjangkau. (Itu) tepat sasaran. Berharap yang lain melakukan hal yang sama," kata CEO Tesla Elon Musk.

Mobil listrik GM tersebut menurut rencana akan lahir di 2016 mendatang. Dia mengatakan kalau mobil listrik memang belum menjadi pilihan masyarakat Amerika, namun persiapan dan penelitian harus terus dilakukan agar ketika masa mobil listrik datang, mereka siap.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads