Toyota dan Daihatsu 'Tutup Mulut' Soal Mobil Murahnya

Toyota dan Daihatsu 'Tutup Mulut' Soal Mobil Murahnya

Aditya Maulana - detikOto
Jumat, 30 Agu 2013 09:07 WIB
Toyota dan Daihatsu Tutup Mulut Soal Mobil Murahnya
Jakarta -

Petunjuk teknis (Juknis) aturan mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost and Green Car (LCGC) telah selesai. Pabrikan yang sudah dinyatakan lolos verifikasi adalah Toyota dan Daihatsu.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat juga mengatakan kalau kedua pabrikan itu sudah siap memproduksi dan siap menjualnya di September mendatang.

Menanggapi hal itu, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra tidak mau berbagi masalah kebenaran omongan yang dilontarkan oleh MS Hindayat beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak boleh dikatakan dulu ini lagi launching Terios. Kita tidak akan ngomong yang lain, kalau sudah Terios kita fokus ke Terios. Nanti kalau pada waktunya yang lain akan kita undang," elak Amelia di sela-sela acara peluncuran Terios.

Sementara itu, Domestic Marketing Division Head (ADM) Rio Sanggau menambahkan kalau pihaknya belum bisa berbicara terkait juknis mobil murahnya.

"Kita tidak mau berbicara karena peraturannya itu sendiri belum keluar buat kitanya. Ya pokoknya belum keluar jadi kita belum bisa berbicara apa-apa," timpalnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan kalau pihaknya masih belum bisa berbicara apa-apa terkait mobil murahnya. TAM sekarang ini hanya bisa menunggu sampai semuanya selesai diproses oleh pemerintah.

"Aku belum bisa ngomong. Aku tidak tahu karena kita hanya bisa nunggu sampai ada juknisnya," kata Johnny saat ditemui di acara peluncuran New Rush di Jakarta.

Lalu ketika diminta tanggapan mengenai omongan Menteri Perindustrian MS Hidayat, yang mengatakan kalau Toyota dan Daihatsu diperbolehkan memproduksi dan menjual mobil murahnya di September nanti, ia juga tidak berkomentar banyak.

"Tanya saja ke Pak Hidayat, jangan sama aku. Kita kan nunggu semuanya clear baru kita jalanin. Sampai sekarang kita belum tahu kok. Mudah-mudahan bisa dijual di September, kita belum tahu. Kalau tahu-tahu minggu dikasih (juknis) bagaimana? Kita berdoa sajalah," tutup Johnny.

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads