Sistem penggantian baterai mobil listrik tersebut hanya membutuhkan waktu 90 detik.
Percaya atau tidak, sistem pengisian ini merupakan salah satu penemuan spektakuler. Sistem baru itu bisa dipakai untuk model mobil listrik yang dinamakan Tesla Model S dan mobil listrik Tesla di masa depan. Namun untuk versi Roadster, penggantian baterai tidak bisa dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya dari bawah mobil tersebut ada robot yang menukar baterai yang kosong dengan baterai yang terisi penuh. Si 'robot' tadi dengan tepat akan membuka baut-baut penutup baterai di mobil dan kemudian memasangnya dengan sempurna kembali.
"Kami dari awal mendesain Model S agar baterainya bisa diganti dengan waktu yang lebih cepat daripada mengisi bensin," kicau CEO Tesla Elon Musk di akun Twitternya.
Biaya penggantian baterai ini cukup murah, sekitar US$ 50. Pengguna mobil bisa mendapatkan kembali baterai asli mobil mereka begitu mereka mengisi ulang dengan biaya pelayanan yang sama.
Dalam sebuah video demonstrasi Tesla, penggantian baterai ini lebih cepat dibanding pengisian bensin di mobil Audi. Mobil Audi itu diisi sebanyak 23 galon bensin dengan harga total US$ 99,83 selama 4 menit.
Sistem penggantian baterai ini merupakan alternatif pengisian baterai mobil listrik. Tesla sebelumnya tengah mengembangkan fasilitas pengisian baterai super cepat yang dinamakan Supercharger Stations.
Di Supercharger, konsumen penguna mobilnya bisa mengecas baterai selama satu jam gratis.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi