Di balik harganya yang selangit, ternyata ada saja konsumen yang mengeluhkan kerusakan mobil tersebut. Kok bisa?
"Paling banyak mengeluh di Indonesia itu yang beli mobil Range Rover dan Land Rover diesel," yakin Chief Operating Officer PT Grandauto Dinamika Darwin Maspolim di sela-sela Amazing Experience Land Rover Offroad Media test drive di Cikadang Golf & Country Club Sukabumi, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil-mobil yang rusak karena kesalahan Importir Umum (IU) yang memasarkan mobil Range Rover dan Land Rover diesel euro5 di Tanah Air.
Sementara itu, selama berdiri di Indonesia, PT Grandauto Dinamika cekatan memasarkan mesin diesel euro3.
"Sebelum beli di kita ternyata mereka beli di IU. Mobilnya tidak disesuaikan dengan spek Indonesia. Kalau kita (PT Grandauto Dinamika) jual diesel yang sesuai," ucapnya. Darwin menerangkan kebanyakan konsumen mengeluhkan mesin dieselnya berisik.
Kendati demikian PT Grandauto Dinamika tetap membantu konsumen pengguna Range Rover dan Land Rover mesin diesel asalkan periode penjualan di bawah 2013. PT Grandauto Dinamika tidak menanggung penjualan mobil Land Rover diesel di atas 2013 dengan alasan beda spesifikasi.
"Sebagian besar diesel yang beli di IU kita bantu, tapi warranty kita tidak kasih. Mereka IU jual mobil diesel yang tidak sesuaikan spesifikasi Indonesia. Kita APM tidak seperti itu," pungkasnya. Diluar itu, Land Rover dan Range Rover di Indonesia diakui jarang bermasalah.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi