Biasanya, pelaku menggunakan busi motor atau mobil untuk memecahkan kaca mobil. Caranya biasanya memecahkan kaca mobil dengan ujung busi, alhasil kaca mobil pecah atau yang sudah ahli kaca tidak akan pecah semuanya.
Maenurut pemilik bengkel spesialis alarm mobil di kawasan Jakarta Pusat, Sutaryono mengatakan banyak pencuri yang memecahkan kaca mobil lalu alarm di mobil itu tidak bunyi. Lho kok bisa ya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskannya, ketika pencuri memcahkan kaca menggunakan busi atau alat canggih lainnya otomatis alarm tidak akan bunyi dan secara leluasa maling itu mengambil barang bawaan yang ada di dalam mobil.
"Kalau ada sensor getarnya, alarm mobil itu pasti bunyi. Tapi ada juga alarm bawaan pabrik yang sudah pakai sensor getar, tergantung mereknya juga," katanya lagi.
Menurutnya, ada baiknya meski mobil sudah dipasang alarm dari pabrikan, pasang juga alarm lainnya, kalau memang belum ada sensor getar minimal pasang alarm yang ada sensor getarnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!