Nah, Tata pun siap membantu pemerintah untuk menjadikan kendaraan komersial mereka menjadi mobil transportasi umum di tanah air.
"Itu bisa saja terjadi, karena kami memiliki varian terbaik dengan memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien. Kami juga punya bus yang bahan bakarnya efisien. Bisa juga untuk masuk ke transportasi publik, seperti bus Transjakarta," ujar Presdir PT Tata Motors Indonesia, Biswadev Sengupta, seperti dilaporkan reporter detikOto, M Luthfi Andika, di sela-sela Tata Motors Amazing Explorer Trip di Mumbai, India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu tidak (tidak khawatir), hal itu malah bagus. Sehingga masyarakat tidak perlu lelah untuk berkendara sendiri," katanya.
Dengan transportasi umum yang memadai, pengendara bekerja setiap harinya menggunakan bus.
"Jadi, kendaraan pribadi dipakai saat akhir pekan atau ada keperluan lainnya saja, dan kendaraan penumpang bisa ditawarkan ke situ (sebagai kendaraan pribadi)," tambahnya.
Tata pun sangat setuju bila pemerintah Indonesia mengalihkan subsidi kepada kendaraan umum yang beroperasi di tanah air. "Subsidi bahan bakar minyak dialihkan ke transportasi umum saja. Supaya bisa mengurangi kepadatan di jalan," ujarnya.
(lth/ddn)










































