Perlahan-lahan semuanya akan digantikan oleh smartphone. Pabrikan mobil listrik asal Amerika, Detroit Electric lah yang akan mulai menghapuskan fitur tersebut. Demikian dilansir The Detroit News, Selasa (30/4/2013).
Detroit Electric mulanya akan menghilangkan fitur radio. Sebagai penggantinya pengemudi dan penumpang akan memiliki pilihan seperti web browsing dan music streaming melalui smartphone mereka yang dapat secara langsung melalui sistem infotainment mobil itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada tahun 2020 saya amat sangat yakin bahwa banyak konsumen akan mengonsumsi radio melalui cara lain selain pada umumnya," timpalnya.
Sebagai contoh Ford dan Lincoln yang sudah memiliki MyFord yang dapat disentuh pada bagian dasbor. Sementara General Motors (GM) akan mulai mengaplikasikan internet dengan kemampuan 4G yang jauh lebih cepat.
Sementara itu, Vice President of Measurement Innovation at Media and Marketing Research Firm Arbitron Ed Cohen menambahkan kalau 90 persen orang dewasa berusia 25-54 masih memilih radio sebagai hiburan di dalam mobil.
Setelah mobil memperkenalkan USB Porst, kehadiran CD menjadi tidak relevan lagi. Jadi setelah Radio, CD adalah pilihan kedua ketika di dalam mobil. Beberapa kendaraan seperti Chevrolet Sonic RS sudah mulai mengeliminasi adanya CD Player guna menghemat berat dan ruang.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri