Seperti diketahui, penarikan kembali atau recall saat ini masih merupakan hal yang menakutkan bagi beberapa produsen. Sebab, para produsen itu takut kalau citra mereka rusak karena masalah recall tersebut.
Namun Mazda mendorong para produsen untuk lebih transparan. Bila memang ada masalah terkait produk, konsumen berhak tahu dan produsen tidak perlu takut dengan kata recall itu.
"Mazda sejak awal konsentrasi di kualitas. Kita terus menjaga kualitas produk-produk yang kita keluarkan. Kalau memang ada masalah, ya akan kita beri tahu ke konsumen, karena itu memang tanggung jawab kita," lugas Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijaya.
"Untuk masalah recall ini, saya rasa dengan sejalannya waktu konsumen akan semakin pintar untuk menyikapinya. Jadi tidak perlu takut," tambah Astrid.
Seperti diketahui, urusan recall terkadang memang masih menjadi momok menakutkan para produsen mobil karena itu berhubungan dengan citra mereka.
Bila ada produk yang bermasalah, dibanding menggunakan kata recall, produsen lebih senang untuk menggunakan kata-kata seperti service campaign atau yang lainnya hanya demi menghindari kata recall dalam upaya memperbaiki masalah di produknya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya