"Insya Allah mulai dijual tahun ini, sambil menunggu uji kelayakan dulu," kata Dasep Ahmadi di sela-sela Dialog Bisnis, yang diselenggarakan oleh Prasetiya Mulya, di Jakarta.
Dasep menuturkan Evina siap memulai produksi pertama mereka dengan kapasitas produksi mencapai 2.000-3.000 unit per tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dasep menuturkan sebelum bisa meluncur mobil harus mengikuti uji kelaikan seperti mobil lainnya.
"Kalau mobil hybrid saja sudah bisa jalan, seharusnya mobil listrik juga bisa jalan dan bisa diproduksi," tambahnya.
Dasep Ahmadi yakin mobil listrik akan diterima di tanah air. Mengingat semakin menguatnya isu ramah lingkungan yang telah menjadi program utama di seluruh dunia.
"Lihat saja isu internasional kan tentang lingkungan, tentang polusi dan lain-lain. Selain itu dari segi harga bahan bakar yang terus meninggi, kesadaran akan hemat energi, dan pemain di industri listrik ini kan masih sedikit. Jadi saya sangat yakin," tutup Ahmadi.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit
Prabowo Minta Pindad Bikin Mobil Presiden Khusus buat Sapa Rakyat